Notification

×
iklan

Hindari Koperasi Ilegal, Bupati Kasmarni : Segera Urus Izin Usaha Simpan Pinjam

Rabu, 07 Desember 2022 | 18.27.00 WIB Last Updated 2023-04-09T14:02:34Z

 

Teks foto: Foto bersama usai pembukaan kegiatan sosialisasi dan fasilitasi izin usaha Koperasi Simpan Pinjam/Unit Simpan Pinjam

BENGKALIS, SINDOPOST.com  - Saat ini keberadaan koperasi simpan pinjam masih menjadi primadona, terutama bagi masyarakat yang jauh dari layanan perbankan. Namun, masih banyak ditemui koperasi yang belum mengantongi surat izin usahanya.


Mempedomani Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berbasis Risiko, proses pengajuan izin usaha, kini menjadi lebih mudah dan cepat sebab dapat dilakukan secara daring melalui aplikasi Online Single Submission (OSS).


Karena izin usaha merupakan legalitas bagi setiap pelaku usaha, Bupati Kasmarni mendorong seluruh koperasi yang bergerak di simpan pinjam agar segera mengurusnya.


Harapan tersebut disampaikan Bupati Bengkalis, Kasmarni yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Alfakhrurrazy dihadapan sedikitnya 60 pengurus koperasi lingkup Kecamatan Bengkalis, Bantan, Bukit Batu, Siak Kecil dan Bandar Laksamana.


Kegiatan yang diinisiasi Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) itu dilaksanakan di Aula Hotel Marina, Rabu 7 Desember 2022.


Dijelaskannya sebagai wujud perhatian Pemerintah Kabupaten Bengkalis, supaya koperasi yang ada di Negeri Junjungan bisa tumbuh dan berkembang. Maka Diskop UKM siap memfasilitasi pengurusan izinnya.


"Apabila mengalami hambatan, kami instruksikan Diskop UKM untuk segera membantu pengurusannya. Sehingga nantinya dapat meminimalisir koperasi tidak resmi atau rentenir yang berkedok koperasi", harapnya.


Selain itu, Razy juga berharap agar koperasi bisa melakukan inovasi terhadap pelayanan yang diberikan kepada anggota. Koperasi juga harus memiliki daya saing sehingga dapat mandiri.


"Untuk itu mari kita satukan langkah dalam membangun koperasi, agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi lembaga ekonomi kerakyatan yang kuat, tangguh, mandiri, modern dan profesional, serta berdaya saing, dan go digital", ujar Razy mengakhiri.


Agar lebih berhasil dan tepat sasaran, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Cecep Iis.


Saat pembukaan, turut hadir Sekretaris Diskop UKM Bengkalis, Burhanuddin. (Tetti)

IKLAN TENGAH POSTINGAN
IKLAN TENGAH POSTINGAN
IKLAN TENGAH POSTINGAN
IKLAN TENGAH POSTINGAN
IKLAN TENGAH POSTINGAN
POS PEMERINTAH
iklan
iklan