Notification

×
iklan

Refleksi Polres Inhil Di Akhir Tahun 2022

Sabtu, 31 Desember 2022 | 22.03.00 WIB Last Updated 2023-01-16T18:50:31Z


PenaRaja.com - Dalam keterbukaan informasi publik, Polres Indragiri Hilir (Inhil) Polda Riau melaksanakan kegiatan refleksi akhir tahun 2022 dan pemusnahan barang bukti hasil Operasi Pekat Lancang Kuning. 


Kegiatan dilaksanakan di Mapolres Inhil, Sabtu (31-12/2022), dihadiri Bupati Inhil HM. Wardan, Dandim 0314/Inhil Letkol Arh M Nahruddin Roshid dan Ketua DPRD Inhil Dr Ferryandi,  Ketua Pengadilan Negeri diwakili oleh Paniers Baginda Sultan Firmansyah,  Kasat Pol PP Inhil Marta Haryadi,  Ketua Forum Pembaharuan Kebangsaan Inhil Zaini Awang,  Kajari Inhil diwakili oleh Jaksa Jodhi Kurniawan dan insan pers. 


Kapolres Inhil memaparkan kegiatan di tahun 2022 seperti Operasi Polres Inhil Gangguan Kamtibnas, jenis kejahatan (Crime Index), perbandingan kriminal 3C tahun 2021 dan 2022, Data Peristiwa Kebakaran Data Peristiwa Gantung Diri, Data kasus Menonjol, Perbandingan Kasus Narkotika tahun 2021-2022, Data Tindak Pidana yang ditangani Sat Polairud Polres Inhil,  Data Laka Lantas dan Langgar Lantas, Data Kegiatan Preemtif dan Preventif Karhutla, Data Perbandingan kasus Covid-19 di Inhil, Kegiatan Polres Inhil dalam Bidang Operasional dan Inovasi Polres Inhil dalam Meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat di tahun 2022.


Dari data yang dipaparkan terdapat 7 kasus bunuh diri selama tahun 2022, Index Crime  terbanyak adalah pencurian dengan pemberatan  (Curat) dengan 34 kasus. Angka kriminal seperti 3C sebanyak 59, meningkat dibandingkan tahun lalu berkisar 48 kasus,  Narkotika tahun 2022 sebanyak 96 kasus berbanding 66 Kasus di tahun 2021, begitu juga data barang bukti dan tersangka,  angka kasus menonjol penyeludupan barang ilegal. 


Sementara di Laka lantas mengalami penurunan kasus di tahun 2022,dari angka 54 lalu, turun menjadi 50 kasus di tahun 2022,namun laka lantas naik dari 2.179 tahun 2021 menjadi 5.302 di tahun 2022.


Kasus Covid-19 tahun 2022 mengalami penurunan signifikan, terdapat 564 kasus, sementara di tahun 2021 sebanyak 5016 kasus. Untuk Titik Hotspot Karhutla juga menurun dari 162 tahun 2021 ke angka 106 di tahun 2022.


Setelah melaksanakan refleksi akhir tahun pun, kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti hasil kegiatan Operasi Pekat Lançang Kuning 2022 Polres Inhil.
 

Adapun yang barang bukti yang dimusnahkan yakni:

1. Miras botolan dengan berbagai jenis sebanyak 886 Botol. 

2. Miras jenis tuak sebanyak 192 liter. 

3. Miras jenis tuak sebanyak 25 jerigen. 

4. 3 bilah Senjata tajam

5. 18 paket Narkoba jenis shabu. 

6. 85 unit Knalpot Blong


Kapolres Inhil AKBP Norhayat SIK menyatakan bahwa kegiatan refleksi akhir tahun yang dilaksanakan bertujuan untuk menyampaikan informasi dan kegiatan Polres Inhil dalam bidang pembinaan maupun operasional kepada masyarakat Inhil. 


"Kami mengucapkan mohon maaf kepada seluruh masyarakat, apabila belum sempurna dalam memberikan pelayanan kepolisian terhadap masyarakat", ujarnya.


Kapolres Inhil berharap pada tahun yang akan datang Polres Inhil tetap dapat menjaga dan mempertahankan situasi kamtibmas Kabupaten Inhil tetap kondusif. 


"Pada tahun 2023, kami akan selalu berbenah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta berkomitmen untuk mendukung seluruh program Pemerintah daerah dalam pembangunan Kabupaten Inhil", terangnya.


Ia juga menghimbau agar masyarakat kabupaten Inhil, untuk tidak merayakan tahun baru 2023 secara berlebihan,  meminum-minuman keras, mengkonsumsi Narkoba,  konvoi, balap liar. 


"Serta diharapkan untuk tidak menyalakan petasan dimomen malam pengantian tahun", imbaunya. (Mhd)
IKLAN TENGAH POSTINGAN
IKLAN TENGAH POSTINGAN
IKLAN TENGAH POSTINGAN
IKLAN TENGAH POSTINGAN
IKLAN TENGAH POSTINGAN
POS POLRI
iklan
iklan