![]() |
| Text Fhoto : Kapolsek Rupat Utara AKP Toni Armando, S.E, bersama anggota, Pihak Damkar, dan BPBD berupaya melakukan Pemadaman |
PenaRaja.Com,- Satu unit rumah yang ditinggal saat perayaan imlek di Tanjung Medang, kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis Riau, ludes setelah dilalap si jago merah.
Peristiwa itu terjadi, Selasa (17 Februari 2026) Sore, sekitar pukul 16.00 Wib tepatnya di Jalan Datuk Laksamana, Tanjung Medang, Kecamatan Rupat Utara. Kebakaran terjadi saat rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang merayakan Imlek di rumah keluarga.
Kapolsek Rupat Utara, AKP Tony Armando, S.E, mengatakan rumah tersebut milik pasangan suami istri Afat dan Aeng yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan. Kapolsek menerangkan bahwa pada hari Selasa tanggal 17 Februari 2026 pukul 10.00 Wib Pemilik Rumah bersama dengan istri pergi melaksanakan Imlek ke rumah anak dan sanak saudara di Desa Teluk Rhu dengan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Di mana Rumah tersebut hanya ditempati oleh korban bersama istrinya.
Menurut keterangan saksi, yang merupakan tetangga depan rumah korban menerangkan bahwa pada pukul 16.00 Wib saksi melihat kepulan asap keluar dari ventilasi depan rumah korban, selanjutnya saksi memanggil manggil korban dari luar namun tidak ada jawaban. Melihat api semakin membesar saksi secara spontan menyelamatkan 2 unit sepeda motor milik korban yang berada di teras rumah. sebelum api semakin membesar dan menghanguskan bangunan.
Pihak Kepolisian, Piket SPK, Unit Intelkam dan Unit Reskrim bersama Kapolsek Rupat Utara Akp Tony Armando, S.EP, mendatangi Tkp kebakaran rumah dan selanjutnya melakukan langkah-langkah pengamanan, bersama pihak Pemadam Kebakaran dan BPBD melakukan upaya pemadaman dengan menggunakan mesin ministriker dan sekira pukul 17.15 Wib api dapat dipadamkan.
Kapolsek menjelaskan, korban mengetahui peristiwa itu setelah dihubungi tetangga. korban ditelpon oleh saksi yang merupakan tetangga sebelah rumah korban bahwa telah terjadi kebakaran dirumah miliknya, Selanjutnya korban bergegas pulang untuk melihat kondisi rumahnya.
“Berdasarkan keterangan awal, sumber api diduga berasal dari ruang sembahyang yang saat itu terdapat lilin dan lampu sembahyang masih menyala.Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut, semua barang berharga serta perabotan, peralatan elektronik dan surat-surat berharga tidak dapat diselamatkan. Total kerugian materi yang disebabkan akibat kebakaran rumah belum dapat diperkirakan. masih dalam pendataan,” ujar Kapolsek.
Saat ini, polisi telah memasang garis Polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Kapolsek juga mengimbau masyarakat yang akan bepergian dari rumah agar memastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan, terutama dengan mematikan lilin, kompor, maupun peralatan listrik, guna mencegah kejadian serupa terulang , tutup nya.
( Marhisam)




0Komentar